Sebagai pembuka program, mari kita dengarkan lagu “Chỉ còn những mùa nhớ” (Hanya Musim-Musim Kerinduan yang Tersisa), karya Minh Min, yang dibawakan oleh Bao Tram. Dengan melodi yang lembut dan mendalam, lagu ini mengisahkan perasaan seorang gadis setelah berakhirnya hubungan cinta. Waktu mungkin dapat perlahan meredakan kesedihan, tetapi kenangan tentang cinta yang telah berlalu akan tetap menjadi musim-musim kerinduan di hati setiap orang.
Lagu “Sài Gòn đau lòng quá” (“Saigon Sangat Menyedihkan Hatiku”) merupakan salah satu lagu hit karya Hứa Kim Tuyền yang dibawakan sendiri oleh sang komposer bersama Hoang Duyen. Hanya dalam waktu 24 jam setelah dirilis, “Sài Gòn đau lòng quá” berhasil menduduki posisi ke-11 dalam daftar trending YouTube dan menempati peringkat pertama tangga lagu iTunes Vietnam.
Lagu ini berkisah tentang seorang perempuan yang meninggalkan Saigon dulu (Kota Ho Chi Minh sekarang) untuk melupakan mantan kekasihnya, karena kota yang begitu akrab itu menyimpan terlalu banyak kenangan manis akan cinta mereka. Dengan melodi yang lembut dan mendalam, serta perpaduan dua vokal yang kaya emosi, “Sài Gòn đau lòng quá” bagaikan sebuah ungkapan hati tentang cinta dan perpisahan.
Selanjutnya, mari kita dengarkan lagu “Nỗi nhớ đầy vơi”(Rasa rindu penuh dan kosong), karya Hoang Ton, yang dibawakan oleh Ho Ngoc Ha dan Noo Phuoc Thinh. Dengan gaya R&B yang romantis dan penuh emosi, lagu ini melukiskan kegelisahan dan kerinduan mendalam akan kisah asmara masa lalu yang sarat akan kenangan.
Para pendengar yang kami cintai, rangkaian melodi yang baru saja kita dengarkan sekaligus menutup acara Musik Vietnam hari ini. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk menemani kami. Sampai jumpa lagi dalam program-program berikutnya. Salam musik!








