Menurut informasi yang diumumkan, Kongres XIV Serikat Pekerja Vietnam akan berlangsung dari 3 hingga 5 Juni di Kota Hanoi. Kongres tersebut dihadiri oleh 780 delegasi unggul, termasuk para pejabat dan anggota Serikat Pekerja tipikal yang mewakili berbagai sektor, daerah, dan unit di seluruh negeri. Pertemuan ini juga mewakili tekad, aspirasi, dan kearifan dari hampir 10 juta anggota Serikat Pekerja.

Tema kongres tersebut adalah membangun Serikat Pekerja Vietnam yang kuat secara menyeluruh, berfokus mewakili, memikirkan, dan melindungi anggota Serikat Pekerja dan para pekerja; mengembangkan peran pelopor dan semangat inovatif, serta berkontribusi pada terwujudnya aspirasi membangun negara yang kaya, kuat sejahtera, beradab, dan bahagia.

Wakil Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Vietnam, Ngo Duy Hieu, mengatakan bahwa kongres tersebut telah menerima puluhan ribu usulan dari pekerja di seluruh negeri:

Semua rekomendasi terkait dengan isu-isu yang sangat diperhatikan kaum pekerja seperti perubahan gaji minimum menjadi gaji layak hidup. Gaji layak hidup menuntut agar pekerja memiliki tabungan sehingga ketika menghadapi keadaan tak terduga dalam kehidupan, mereka memiliki sumber dana tambahan guna mengatasinya. Masalah kedua adalah pengurangan jam kerja, yang telah tercantum dalam Resolusi Majelis Nasional sejak tahun 2019. Selanjutnya, ada usulan penurunan usia pensiun bagi beberapa objek pekerja tertentu, terutama orang-orang yang bekerja dalam kondisi berat dan berbahaya. Selain itu, isu hari libur juga merupakan persoalan penting yang mendapat banyak perhatian."