Pada pekan lalu, saudara Eddy Setiawan di Jakarta, saudara Hero di Solo, saudara Thedja Haryanto dan Rudy Hartono di Kalimantan Barat mengirimkan laporan hasil pemantauan siaran radio dari tgl 1 hingga 17 Mei pada kedua frekuensi, yaitu 12020 kHz dan 9840 kHz dengan SINPO 55545 dan 44444. Kami juga menerima laporan hasil pemantauan siaran radio dari saudara Fachri di Pekan Baru pada tgl 4 hingga 17 Mei dengan SINPO 55555. Laporannya menunjukkan adanya gangguan sinyal siaran radio pada frekuensi 12020 kHz pada tgl 9, 10 dan 15 Mei. Kami segera mengirimkan laporan tersebut kepada bagian tekniksi agar penyebabnya dapat diidentifikasi dan diatasi.

Selain laporan hasil pemantauan siaran radio yang dikirimkan para pendengar di Indonesia, kami juga menerima laporan yang dikirimkan para pendengar di India dan Pakistan. Hampir semua laporan menunjukkan situasi gelombang radio yang relatif stabil di kedua frekuensi 12020 kHz dan 9840 kHz dengan SINPO 43333. Kami mengucapkan terima kasih kepada para pendengar!

Pada pekan lalu, Fanpage VOV5 Indonesia terus mendapat like, share dan komentar dari para pendengar. Ketika mengomentari berita dengan tajuk: “Kacang mete Vietnam hadir di 112 negara dan teritori”, para pendengar menulis: “Selamat atas pencapaian nilai ekspor biji kacang mete Vietnam sebesar 5,5 miliar dolar Amerika Serikat dan hadir di 112 negara dan dunia dengan pangsa pasar mencapai 80 persen dari total ekspor global. Prestasi yang sangat luar biasa. Semoga tetap berlanjut”, “Saya menanam jambu monyet di teras rumah, daun muda jambu monyet bisa untuk lalapan…”.

Sementara itu, ketika memberikan komentar di bawah artikel dengan judul “Keunikan pasar serangga Na Si”, para pendengar menyatakan rasa kejut dan menarik akan keunikan beberapa jenis serangga yang dijual di pasar tersebut: “Sangat tertarik, beragam jenis serangga esktrem yang tidak semua orang berani mencobanya”, “Mulai dari tonggeret muda yang gemuk dan gurih, kepik sangrai yang harum, kepompong lebah, hingga kepompong ulat sutra … semuanya dijual dalam keadaan segar atau telah diolah secara sederhana, menciptakan suasana yang unik sekaligus membangkitkan rasa penasaran para pengunjung”, “Jadi ingat jadul, cari belalang/walang gepuk dan walang kayu...untuk dibakar rasanya enak juga. Kalau sekarang ada yg digoreng tapi gak mau lagi...terima kasih…”.

Para pendengar yang budiman! Di situs website https://vovworld.vn selalu dimuat artikel-artikel yang memperkenalkan adat istiadat, makanan khas atau destinasi menarik. Marilah mengakses situs website kami untuk membaca dan mendengarkan informasi-informasi tersebut.

Saya senang menemukan destinasi baru dan menarik, jadi saya sering mengikuti majalah-majalah traveling yang memperkenalkan berbagai destinasi di seluruh dunia. Di Vietnam, saya sudah pernah ke Teluk Ha Long, Sa Pa, Da Nang, dan Kota Ho Chi Minh. Namun baru-baru ini, majalah Conde Nast Traveler menyarankan beberapa destinasi bulan madu yang paling hemat di dunia, termasuk Pulau Cat Ba. Bisakah Anda menceritakan sedikit tentang tempat ini?”

Demikian pertanyaan saudara Ryan Achmadi Mulyono yang dikirimkan kepada kami. Para pendengar yang budiman! Terletak di luar pesisir Kota Hai Phong dan Provinsi Quang Ninh, Kepulauan Cat Ba mempunyai 367 pulau, termasuk Pulau Cat Ba di selatan Teluk Ha Long. Pada tahun 2004, Cat Ba dimasukan oleh UNESCO ke dalam daftar Cagar biosfer dunia. Hingga tahun 2023, Cat Ba menjadi bagian dari Warisan alam dunia Teluk Ha Long-Kepulauan Cat Ba. Pada Maret tahun 2026, Cat Bat dipemeringkatkan oleh Majalah pariwisata Conde Nast Traveler ke dalam daftar pantai “paling ideal” dengan pantai Cat Co 3.

Sebelumnya, pada November tahun 2025, Majalah National Geographic juga mengibaratkan Cat Ba sebagai “area bermain” untuk orang yang menyukai pendakian gunung, penjelajahan gua, dan menaklukkan tebing kapur yang menghadap ke laut. Di TripAdvisor, Cat Ba secara konsisten menerima penilaian positif berkat keindahan alami dari Teluk Lan Ha, ekosistem yang kaya di Taman Nasional Cat Ba, dan suasana resornya yang damai.

Dari Kota Hanoi, Anda sekalian dapat pergi ke Kota Hai Phong (sejauh 120 Km), menyeberangi jembatan laut Tan Vu, naik feri Got ke dermaga Cai Vieng. Kemudian lanjutkan perjalanan sejauh 20 Km untuk mencapai jantung Pulau Cat Ba. Anda juga dapat memilih kereta gantung Cat Hai-Phu Long atau naik speedboat dari Hai Phong ke Cat Ba untuk menghemat waktu. Alternatifnya, Anda dapat naik feri dari Dermaga Tuan Chau, Provinsi Quang Ninh ke dermaga Gia Luan, Cat Ba untuk mendapatkan pengalaman baru.

Waktu ideal untuk berwisata ke Cat Ba dimulai pada akhir April hingga Oktober setiap tahun. Cuaca terbaik adalah saat musim panas (dari Mei hingga Juli). Ini juga merupakan puncak musim wisata. Jika ingin merasakan Cat Ba dengan tenang, sebaiknya datang pada bulan Agustus, September atau Oktober karena saat itu cuaca lebih sejuk dan udar lebih segar, cocok untuk ekspedisi alam.

Saudara Ryan Achmadi Mulyono yang budiman! Kami berharap semua informasi tersebut dapat memuaskan Anda. Datanglah ke Cat Ba dan Vietnam untuk menemukan lebih banyak destinasi menarik lainnya!

Sampai di sini, berakhir sudah acara “Kotak Surat Anda” pekan ini. Untuk mendengarkan dan membaca kembali program siaran kami, silakan Anda mengakses situs website: vovworld.vn atau mengirim email ke Indonesia.vov5@gmail.com atau melalui alamat post: Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Kecamatan Cua Nam, Kota Hanoi, Vietnam. Sampai jumpa lagi.